Musim penghujan datang membawa berkah bagi para pelaku usaha perkebunan dan pertanian, baik perusahaan besar maupun petani swadaya, namun beda halnya dengan apa yang dirasakan Ibu Samiyem warga Dusun 10 Suka Maju, Desa Selat Beting, Kec. Panai Tengah, Kab. Labuhanbatu.
Musibah datang tanpa permisi, tempat tinggal Ibu Samiyem tetiba tertimpa pohon kelapa yang berada tidak jauh dari posisi rumah. Angin kencang maupun sambaran petir adalah dua hal yang menjadi penyebab terjatuhnya pohon bila merujuk pada peristiwa-peristiwa serupa di beberapa wilayah. Kerusakan yang ditimbulkan sudah dipastikan membuat Ibu Samiyem tidak dapat menempati rumah tersebut dengan layak seperti sedia kala.
Mengetahui peristiwa ini, Perseroan yang menjalankan usaha di lokasi sekitar tempat tinggal Ibu Samiyem turut prihatin sekaligus berusaha meringankan beban beliau dengan memberikan bantuan 10 sak semen agar Ibu Samiyem dapat membangun kembali tempat tinggal yang rusak tertimpa pohon.
PT Cisadane Sawit Raya Tbk melalui perwakilannya yakni Bapak Subakti secara langsung memberikan bantuan kepada Ibu Samiyem pada September 2022. Ucapan terima kasih disampaikan atas kepedulian Perseroan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Semoga dengan apa yang telah disalurkan dapat membantu meringankan beban Ibu Samiyem dalam usaha perbaikan tempat tinggal beliau.
-Selesai-
Tentang PT Cisadane Sawit Raya Tbk.
PT Cisadane Sawit Raya Tbk dan seluruh anak usahanya menjalankan usaha perkebunan kelapa sawit di Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Perusahaan selalu mengedepankan efektivitas dan efisiensi dalam mengelola sumber daya yang ada untuk menjadi perusahaan agribisnis yang bereputasi dan terintegrasi.
Perusahaan memiliki Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di area perkebunan yang beroperasi sejak tahun 2007 dengan kapasitas 60 ton/jam dan saat ini sedang dalam tahap pembangunan Pabrik Kelapa Sawit ke 2 yang berkapasitas 45 ton/jam.
Total lahan yang dimiliki oleh Perusahaan seluas 29.000 hektar dengan area tertanam mencapai 18.783 hektar. Produksi tandan buah segar (TBS) mencapai 319.071 ton per tahun.
Perusahaan telah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Januari 2020 dengan kode CSRA.





